Harga CPO Hari Ini 11 September 2026: Update Harga Minyak Sawit dan Faktor Penggeraknya

Harga CPO hari ini, Jumat 11 September 2026, menjadi salah satu informasi yang banyak dicari oleh pelaku industri kelapa sawit, petani, pedagang, perusahaan perkebunan, hingga investor komoditas. Pergerakan harga Crude Palm Oil (CPO) dapat memberikan gambaran mengenai kondisi pasar minyak sawit sekaligus menjadi salah satu faktor yang memengaruhi harga TBS (Tandan Buah Segar) di berbagai daerah.

Perlu diperhatikan, harga CPO dapat berbeda tergantung acuan yang digunakan, seperti harga tender domestik, harga spot, harga bursa berjangka, maupun harga referensi pemerintah. Karena itu, istilah harga CPO hari ini tidak selalu merujuk pada satu angka yang sama.

Untuk data resmi yang tersedia menjelang 11 September 2026, Bappebti mencatat pada 10 September 2026 harga CPO spot di Medan sebesar Rp24.655/kg, sedangkan kontrak CPO September 2026 di Jakarta ICDX tercatat Rp16.700/kg.

Harga CPO Hari Ini 11 September 2026

Berikut beberapa angka penting yang dapat menjadi referensi pasar:

Acuan Harga CPOHargaKeterangan
CPO Spot MedanRp24.655/kgData Bappebti 10 September 2026
CPO Futures ICDX September 2026Rp16.700/kgData Bappebti 10 September 2026
KPBN-InacomRp15.900/kgTender 9 September 2026, belum termasuk PPN
Bursa Malaysia November 2026RM4.967/tonPenutupan 9 September 2026
Harga Referensi CPO IndonesiaUS$1.007,51/MTBerlaku 1–30 September 2026

Data Bappebti menunjukkan harga spot Medan dan futures ICDX, sedangkan data KPBN menunjukkan harga tender domestik. Karena tanggal perdagangan dan mekanisme pembentukannya berbeda, angka tersebut tidak dapat dibandingkan secara langsung sebagai harga yang sama.

Sementara itu, Harga Referensi CPO Indonesia untuk periode 1–30 September 2026 ditetapkan sebesar US$1.007,51 per metrik ton, naik 1,10% dibandingkan periode Agustus yang berada di US$996,52 per MT.

Harga CPO September 2026 Mengalami Kenaikan pada Acuan Pemerintah

Salah satu perkembangan penting pada pasar CPO September adalah kenaikan harga referensi yang ditetapkan pemerintah.

Kementerian Perdagangan menetapkan Harga Referensi CPO September 2026 sebesar US$1.007,51 per MT, meningkat US$10,99 atau sekitar 1,10% dibandingkan harga referensi Agustus sebesar US$996,52 per MT.

Harga referensi tersebut digunakan sebagai salah satu dasar dalam penetapan Bea Keluar (BK) dan Pungutan Ekspor (PE) CPO.

Untuk periode September 2026, pemerintah menetapkan Bea Keluar CPO sebesar US$148 per MT, sementara Pungutan Ekspor ditetapkan sebesar 12,5% dari Harga Referensi atau sekitar US$125,9389 per MT.

Dengan demikian, perkembangan harga CPO tidak hanya penting bagi petani dan perusahaan perkebunan, tetapi juga berkaitan dengan aktivitas ekspor dan penerimaan negara.

Berapa Harga CPO di Pasar Domestik?

Selain harga referensi pemerintah, pelaku usaha biasanya memperhatikan harga tender CPO domestik. Salah satu acuan yang banyak dipantau adalah harga KPBN-Inacom.

Pada perdagangan 9 September 2026, harga tender CPO KPBN-Inacom tercatat Rp15.900 per kg, turun Rp57/kg atau sekitar 0,36% dari sesi sebelumnya yang berada di Rp15.957/kg. Harga tersebut merupakan harga tanpa PPN.

Pada transaksi yang sama, harga Franco Dumai tercatat Rp15.900/kg dan CIF Gresik juga Rp15.900/kg. Sementara itu, harga CPO CIF Rotterdam untuk kontrak September tercatat US$1.600 per ton.

Perbedaan antara harga tender domestik, spot Medan, dan harga referensi pemerintah menunjukkan bahwa pembaca perlu melihat jenis harga CPO sebelum mengambil kesimpulan mengenai kondisi pasar.

Pergerakan Harga CPO Malaysia

Pasar CPO Malaysia juga menjadi salah satu indikator penting bagi perdagangan minyak sawit global.

Pada 9 September 2026, kontrak CPO Malaysia untuk pengiriman November 2026 ditutup pada RM4.967 per ton, turun RM9 atau sekitar 0,18%. Penurunan tersebut terjadi ketika pelaku pasar melakukan aksi ambil untung atau profit taking.

Pergerakan Bursa Malaysia Derivatives sering menjadi perhatian karena Malaysia merupakan salah satu produsen dan eksportir minyak sawit terbesar dunia.

Selain faktor internal industri sawit, harga CPO Malaysia juga dipengaruhi oleh pergerakan minyak nabati lain, seperti minyak kedelai. Pada perdagangan tersebut, kontrak minyak kedelai di Dalian melemah sehingga memberikan tekanan terhadap sentimen pasar CPO.

Faktor yang Memengaruhi Harga CPO Hari Ini

Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan harga CPO naik atau turun. Berikut beberapa faktor utama yang perlu diperhatikan.
1. Produksi Kelapa Sawit
Produksi merupakan salah satu faktor fundamental utama. Ketika produksi meningkat sementara permintaan tidak mengalami peningkatan yang sebanding, harga dapat menghadapi tekanan.
Sebaliknya, gangguan produksi akibat cuaca, kekeringan, curah hujan berlebihan, atau masalah perkebunan dapat mengurangi pasokan dan berpotensi memberikan dukungan terhadap harga.
Salah satu isu yang sedang diperhatikan pasar pada September 2026 adalah risiko El Niño. Kekhawatiran terhadap dampaknya terhadap produksi sawit menjadi salah satu faktor yang dapat membatasi penurunan harga.
2. Permintaan Ekspor
Permintaan dari negara importir menjadi faktor penting lainnya.
Ketika ekspor meningkat, stok domestik dapat berkurang dan memberikan dukungan terhadap harga CPO. Sebaliknya, pelemahan permintaan dari pasar ekspor dapat menekan harga.
China, India, Uni Eropa, dan berbagai negara lain menjadi bagian penting dari rantai perdagangan minyak sawit global.
3. Kebijakan Biodiesel Indonesia
Program biodiesel juga menjadi faktor yang semakin penting dalam pasar CPO Indonesia.
Peningkatan penggunaan CPO untuk kebutuhan biodiesel dapat meningkatkan permintaan domestik. Ketika lebih banyak CPO dialokasikan untuk energi, jumlah CPO yang tersedia untuk pasar ekspor dapat berubah.
Hal tersebut membuat kebijakan energi Indonesia menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan ketika menganalisis harga CPO hari ini.
4. Harga Minyak Nabati Kompetitor
CPO tidak bergerak sendirian. Minyak kedelai, minyak rapeseed, minyak bunga matahari, dan minyak nabati lainnya dapat memengaruhi sentimen pasar.
Ketika harga minyak nabati kompetitor naik, CPO dapat menjadi lebih kompetitif. Sebaliknya, penurunan harga minyak nabati lainnya dapat memberikan tekanan terhadap CPO.
5. Nilai Tukar Mata Uang
Nilai tukar juga berpengaruh terhadap perdagangan komoditas. Karena CPO diperdagangkan di pasar internasional dengan denominasi tertentu, perubahan nilai tukar dapat memengaruhi daya saing ekspor serta penerimaan produsen.

Hubungan Harga CPO dengan Harga TBS

Bagi petani kelapa sawit, informasi harga CPO hari ini sangat penting karena harga CPO menjadi salah satu komponen dalam pembentukan harga TBS.

Namun, harga TBS tidak bisa dihitung hanya dengan mengambil harga CPO secara langsung. Terdapat komponen lain seperti indeks K, harga inti sawit, rendemen, biaya, serta formula yang digunakan oleh pemerintah daerah atau perusahaan.

Sebagai contoh, harga TBS Provinsi Sumatera Barat untuk periode 1–7 September 2026 menggunakan harga CPO sebesar Rp15.623,61/kg dalam formulanya. Untuk tanaman usia 10–20 tahun, harga TBS ditetapkan Rp4.005,47/kg pada periode tersebut.

Hal ini menunjukkan bahwa harga CPO dan harga TBS memang berkaitan, tetapi bukan berarti setiap perubahan harga CPO akan langsung menghasilkan perubahan dengan persentase yang sama pada harga TBS.

Apakah Harga CPO Akan Naik atau Turun?

Pertanyaan mengenai apakah harga CPO akan naik atau turun selalu menjadi perhatian pelaku pasar.

Untuk September 2026, terdapat kombinasi faktor yang saling berlawanan. Di satu sisi, kenaikan Harga Referensi CPO Indonesia menunjukkan level acuan pemerintah yang lebih tinggi dibandingkan Agustus. Di sisi lain, perdagangan jangka pendek menunjukkan adanya tekanan dari aksi ambil untung dan pelemahan beberapa pasar minyak nabati.

Risiko produksi akibat kondisi cuaca dapat menjadi faktor pendukung harga, sementara perkembangan ekspor, stok, permintaan biodiesel, nilai tukar, dan harga minyak nabati kompetitor akan tetap menjadi faktor penting.

Karena itu, pelaku usaha sebaiknya tidak hanya melihat harga CPO hari ini, tetapi juga memantau tren beberapa hari dan minggu terakhir.

Harga CPO hari ini 11 September 2026 berada dalam kondisi pasar yang perlu dipantau dari beberapa indikator. Data Bappebti yang tersedia pada 10 September mencatat harga CPO spot Medan Rp24.655/kg dan CPO futures ICDX September 2026 Rp16.700/kg.

Sementara itu, harga tender KPBN-Inacom pada 9 September berada di Rp15.900/kg, sedangkan kontrak CPO Malaysia November 2026 ditutup pada RM4.967/ton.

Untuk acuan pemerintah, Harga Referensi CPO September 2026 ditetapkan US$1.007,51/MT, naik 1,10% dibandingkan Agustus.

Perbedaan angka tersebut merupakan hal yang wajar karena masing-masing merupakan acuan harga dengan mekanisme, lokasi, tanggal, dan jenis transaksi yang berbeda.

Bagi petani, perusahaan perkebunan, trader, eksportir, dan pelaku industri sawit, memantau perkembangan harga CPO terbaru secara rutin dapat membantu memahami kondisi pasar dan membuat keputusan bisnis yang lebih terukur.

PT. BUDIJAYA MAKMURSENTOSA was established in 2004 as an industrial supply company that provides extensive range of high quality products. We supply mainly in sealing, lubricants, valves, instruments, flow & controls. Over the years, we have built up a reputation for an excellent quality, prompt and courteous services with the most cost-effective solution to earn the goodwill and respect from our customers. We take immediate respond to our customers problem, discuss, and provide innovative solution to keep less down time in plant and make the plant running effectively and safely that exceed their expectation. Based on our experiences; high quality products; and extensive training provided by our affiliated manufactures that keep us well-informed for the latest technology and placing us one-step forward than others. Currently, we are one of the fast-growing suppliers in renowned industrial equipments (Instrument and Mechanical). Our products are highly supported by reputable manufactures worldwide

Bagi ANDA para pemiliki PEMILIK BISNIS !

yang mencari VALVE HIGH QUALITY, Dengan AFTERSALES TERBAIK !!

Kami PT. BUDIJAYA MAKMURSENTOSA merupakan Perusahaan distributor Valve dan Instrument.PT. BUDIJAYA MAKMURSENTOSA merupakan perusahaan yang berkembang pesat dalam dunia industri terkenal (instrument & mechanical).

Butuh Penawaran Dan Harga Terbaik Yang Bisa Dijual Kembali ??

kami PT. BUDIJAYA MAKMURSENTOSA dapat memberikan penawaran terbaik untuk Anda para PEMILIK BISNIS. Hubungi kami di WA 081260076474

OUR WEBSITE AND ONLINE STORE :

www.bjmsgroup.com

www.bjmsonline.com

———————————————————————————————————

 6281260076474 (whatsapp)

Post Comment